Saat malam-malam itu
menjadi begitu sepi
ke mana harus dilepas
ke mana harus ditumpah
bagai terjerut dada ini
sesak mengatur nafas
Senak yang menghimpit itu
menekan naluri
membisu segala bunyi
meninggal ruang yang mati
dan detik-detik yang berlalu
terbiar tanpa harga
terus terpenjara
Kenapa begitu...?
percaturan realiti
tiada huraian
tiada alasan
lari dari kekosongan itu
berlindung dari diri sendiri
dan parah sekali
Batin yang tercedera
tenat dirundung sakit
perlu dijaga
perlu diawas
rapi sentiasa
Keadaannya yang begini
menuntut pengorbanan yang tinggi
menuntut bayaran yang mahal
dan kenapa...?
tiada belaannya
lalu ampunkan saja aku
sesudah jelas
yang tenat itu jiwaku
yang sakit itu jiwaku
justeru terlunas
seberat-berat kepahitan
hanya terpikul di bahuku jua....
menjadi begitu sepi
ke mana harus dilepas
ke mana harus ditumpah
bagai terjerut dada ini
sesak mengatur nafas
Senak yang menghimpit itu
menekan naluri
membisu segala bunyi
meninggal ruang yang mati
dan detik-detik yang berlalu
terbiar tanpa harga
terus terpenjara
Kenapa begitu...?
percaturan realiti
tiada huraian
tiada alasan
lari dari kekosongan itu
berlindung dari diri sendiri
dan parah sekali
Batin yang tercedera
tenat dirundung sakit
perlu dijaga
perlu diawas
rapi sentiasa
Keadaannya yang begini
menuntut pengorbanan yang tinggi
menuntut bayaran yang mahal
dan kenapa...?
tiada belaannya
lalu ampunkan saja aku
sesudah jelas
yang tenat itu jiwaku
yang sakit itu jiwaku
justeru terlunas
seberat-berat kepahitan
hanya terpikul di bahuku jua....

Tiada ulasan:
Catat Ulasan