Sungai airmataku
Mengalir di celah lembah
Mengalir dalam seribu waktu
Saat-saat menyakitkan
Serpihan kaca itu bertaburan
Dinodai darah hitam
Di balik awan khayal
Serpihan kaca menjadi hujan
Menitis darah-darahku
Berbaur rahsia
Rahsia pada darah?
Pintu realiti terukir sendiri
Membendung cacatku
Mengalir airmata
Di bawah permaidani emas
Lalu malampun berlari
Sungai lukaku
Jatuh ke dalam langit
Terhempas ke atas angin
Aku menikam udara
Menghukum tanah tak bernyawa
Jalan ini terbentang
Tiada rupa dan kecantikan
Aku ketawa....
Ketawa yang bersuara pilu
Aku mencari lena itu
Di atas tilam cermin
....Cerminku yang pecah sejuta....
Sungai darahku
Mencuci jalan yang hitam
Biar menjadi semakin hitam
Dan ia terus bertambah hitam

Tiada ulasan:
Catat Ulasan