Jumaat, Mac 23, 2007

Merdekakan Aku....

Hanya satu titik
ku pohon dari seribu detik
merdeka buatku
merdeka hakiki

Jatuhkanlah hukum
merungkai segala kisah
memberi suatu penutup
menyudahkan ayat

Di sini....
dalam ruang yang tergantung
nafasku yang terjerut
masih lagi terjerut

Di sini....
pada tanah yang terapung
tanganku yang terbelenggu
masih terus terbelenggu

Di sini....
di atas nama saksama
kerdil meminta
bebaskanlah naluri
bebaskan bersama

Hanya satu kenyataan
dan ku rayu agar dihelakan
satu penyudah
satu kepastian
kebenaran mutlak
menamat seluruh persoalan
akhir cereka

Merdekakanlah aku
bersama titik akhirmu
dan selesai sejarah
tiada lagi kesalan....

(12/03/07)

Tiada ulasan: